<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192</id><updated>2012-02-16T10:58:16.136-08:00</updated><title type='text'>info KOLESTEROL</title><subtitle type='html'>Kliping Internet 0046</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-1577455729053196973</id><published>2009-12-06T16:57:00.001-08:00</published><updated>2009-12-06T16:57:48.136-08:00</updated><title type='text'>Si Jahat dan Si Baik itu Bernama Kolesterol</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHjBdB0uiI/AAAAAAAAAGA/dkUCyuOu2xs/s1600-h/lifecycle_of_lipoproteins.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 275px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHjBdB0uiI/AAAAAAAAAGA/dkUCyuOu2xs/s400/lifecycle_of_lipoproteins.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319282249012918818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHg1tomZHI/AAAAAAAAAF4/_30bbJSDHLA/s1600-h/Kolesterol_Lemak.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 297px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHg1tomZHI/AAAAAAAAAF4/_30bbJSDHLA/s400/Kolesterol_Lemak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319279848288838770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol siapa yang tak pernah mendengarnya? Kata ini begitu populer. Bukan karena kebaikannya, melainkan karena peranannya sebagai pemicu penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, dan impotensi. Orang pun banyak yang antipati padanya. Padahal zat ini juga berguna bagi tubuh.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol adalah salah satu komponen lemak, selain trigliserida, fosfolipid, dan asam lemak bebas. Sebagaimana zat gizi yang lain, lemak juga sangat berguna bagi tubuh. Menurut dr John Gullota, ketua AMA Therapeutics Committee, sebagaimana dikutip ‘’Good Health &amp; Medicine’’, kolesterol berfungsi membentuk dinding sel (membran sel) dalam tubuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ia juga berperan penting dalam produksi hormon seks, vitamin D, serta untuk fungsi otak dan saraf. Manusia rata-rata membutuhkan 1.100 miligram kolesterol per hari untuk memelihara dinding sel dan fungsi fisiologis lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol yang terdapat dalam tubuh manusia berasal dari dua sumber utama yaitu dari makanan yang dikonsumsi dan dari pembentukan oleh hati. Kolesterol yang berasal dari makanan terutama terdapat pada daging, unggas, ikan, dan produk olahan susu. Jeroan daging seperti hati sangat tinggi kandungan kolesterolnya, sedangkan makanan yang berasal dari tumbuhan justru tidak mengandung kolesterol sama sekali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah makan, kolesterol akan diserap oleh usus halus untuk selanjutnya masuk ke sirkulasi darah dan disimpan dalam suatu mantel protein. Mantel protein-kolesterol ini kemudian dikenal dengan nama kilomikron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati sendiri mempunyai fungsi ganda yaitu mengambil kolesterol dari sirkulasi darah dan memproduksi kembali kolesterol bila keadaan memungkinkan. Setelah makan, hati akan menyaring kilomikron yang berada di sirkulasi darah, lalu diantara waktu makan, hati akan mengeluarkan kembali kolesterol yang diserap tersebut kembali ke peredaran darah. Disini hati memegang peranan dalam menjaga keseimbangan kolesterol yang berada dalam sirkulasi darah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Baik dan Si Jahat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat berbagai macam kolesterol di dalam darah. Ada yang bersahabat dengan tubuh, tapi tidak sedikit yang berbahaya. Kolesterol yang termasuk kategori kolesterol baik adalah HDL (High Density Lipoproteins). Sekitar 0,25 hingga 0,33 bagian kolesterol dalam darah terdiri atas kolesterol HDL. Adapun kolesterol yang tergolong jahat adalah LDL (Low Density Lipoproteins), Trigliserida, dan Lp(a).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol LDL sering disebut dengan kolesterol jahat, karena peningkatan kadar kolesterol ini dalam darah dihubungkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol LDL akan berakumulasi di dinding arteri sehingga membentuk semacam plak yang menyebabkan dinding arteri menjadi kaku dan rongga pembuluh darah menyempit. Proses ini dikenal dengan nama atherosklerosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aterosklerosis bisa terjadi pada arteri di otak, jantung, ginjal, organ vital lainnya, serta lengan dan tungkai. Jika aterosklerosis terjadi di dalam arteri yang menuju ke otak (arteri karotid), maka bisa terjadi stroke. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terjadi di dalam arteri yang menuju ke jantung (arteri koroner), bisa terjadi serangan jantung. &lt;br /&gt;Kolesterol HDL sebaliknya sering disebut dengan kolesterol baik karena kolesterol ini mencegah terjadinya atherosklerosis dengan cara mengeluarkan kolesterol jahat dari dinding arteri dan mengirimkannya ke hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bila kadar kolesterol LDL tinggi sedangkan kadar kolesterol HDL rendah maka merupakan faktor risiko terjadinya atherosklerosis. Sebaliknya yang diharapkan adalah kadar kolesterol LDL rendah dan kadar kolesterol HDL yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Risiko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang beranggapan hanya mereka yang tua atau yang gemuk saja yang berisiko menderita kolesterol tinggi. Padahal penyakit ini tidak mengenal usia. Mereka yang muda bisa saja terserang penyakit ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola makan yang tidak seimbang salah satu penyebabnya. Makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan kolesterol akan meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Lemak dibagi menjadi lemak jenuh dan lemak tak jenuh berdasarkan pada struktur kimianya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemak jenuh terutama berasal dari daging dan produk olahan susu yang akan meningkatkan kadar kolesterol darah. Beberapa minyak tumbuhan yang dibuat dari buah kelapa, sawit, dan cokelat juga tinggi kadar lemak jenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pola makan yang tidak seimbang, faktor keturunan, kelebihan berat badan, kurangnya aktivitas fisik dan olahraga, serta merokok merupakan penyebab umum kolesterol tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi di antaranya konsumsi alkohol yang berlebihan, diabetes, penyakit ginjal, penyakit liver, dan underactive thyroid gland yang disebut hypothyroidism.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pasien dengan familial hypercholesterolemia (FH), terdapat pengurangan jumlah yang signifikan dari reseptor kolesterol LDL dalam hatinya.Pasien ini juga akan rentan menderita atherosklerosis dan serangan jantung pada usia muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada usia 45 tahun, laki-laki cenderung mempunyai kolesterol total yang lebih tinggi dibanding perempuan. Sebaliknya perempuan cenderung mempunyai tingkat HDL yang lebih tinggi. Karenanya laki-laki pada usia 40 tahunan mempunyai kemungkinan tingkat kematian akibat penyakit jantung empat kali lebih tinggi daripada perempuan pada usia yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi dengan berjalannya waktu, statistik ini berubah. Setelah menopause, tingkat LDL perempuan cenderung naik, dan tingkat HDL-nya menurun. Jadi, risiko penyakit jantungnya berlanjut naik bersamaan dengan usianya. Setelah menopause, perempuan cenderung mempunyai tingkat LDL yang lebih tinggi dibanding laki-laki pada usia yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa Gejala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebagian besar kasus, penderita kolesterol tinggi (hiperkolesterol) tidak merasakan gejala sama sekali. Biasanya mereka baru mengetahui menderita hiperkolesterol setelah dinyatakan menderita penyakit jantung koroner atau stroke. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebagian orang merasakan sakit kepala dan pegal-pegal sebagai gejala awal. Gejala ini muncul sebagai akibat dari kurangnya oksigen. Kadar kolesterol yang tinggi menyebabkan aliran darah menjadi kental sehingga oksigen menjadi kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiadaan gejala yang khas membuat kita harus selalu waspada dengan melakukan tes kadar kolesterol secara teratur. Dokter menyarankan agar setelah usia 20 tahun kita melakukan tes kolesterol minimal lima tahun sekali. Tes bisa dilakukan di laboratorium atau dilakukan sendiri dengan menggunakan  alat cholesterol-meter yang dapat langsung memeriksa kadar kolesterol dalam darah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika total kolesterol kurang dari 200 miligram per desiliter atau mg/dL berarti masih normal. Untuk LDL, yang ideal adalah  kurang dari 100 miligram per desiliter. Adapun HDL usahakan kadarnya lebih dari 40 mg/dl. (Nashihah-13) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://www.suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&amp;id_beritacetak=39977&lt;br /&gt;20 November 2008 Diunduh 31 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Gambar:&lt;br /&gt;http://www.becomehealthynow.com/conditions/images/lifecycle_of_lipoproteins.jpghttp://solusi-diabetes.com/images/Kolesterol_Lemak.jpg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-1577455729053196973?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/1577455729053196973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/si-jahat-dan-si-baik-itu-bernama_06.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/1577455729053196973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/1577455729053196973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/si-jahat-dan-si-baik-itu-bernama_06.html' title='Si Jahat dan Si Baik itu Bernama Kolesterol'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHjBdB0uiI/AAAAAAAAAGA/dkUCyuOu2xs/s72-c/lifecycle_of_lipoproteins.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-2640312701438095637</id><published>2009-12-06T16:54:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T16:56:31.985-08:00</updated><title type='text'>Sulitnya Turunkan Si Kolesterol Jahat</title><content type='html'>Survei terkini di delapan negara Asia melaporkan, 50 penduduk Asia gagal menurunkan kadar kolesterol jahat mereka sesuai target yang disarankan dalam panduan pengobatan. Di Indonesia, kegagalan ini bahkan mencapai 70 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rendang, gulai otak sapi, telur balado, tongseng kambing. Menumenu masakan Indonesia tersebut tak dimungkiri kelezatannya. Terbayang kenikmatan saat menyantapnya dengan nasi hangat mengepul. Hmm...sedap! Namun, hasrat menyantap hidangan berprotein hewani tersebut acapkali dibayangi risiko kenaikan kolesterol. Kuning telur, otak sapi, daging sapi Australia, daging kambing dan udang adalah sederetan produk hewani yang jika dikonsumsi berlebih dapat meningkatkan risiko tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol sejatinya merupakan zat di dalam tubuh yang berguna untuk membantu pembentukan dinding sel, garam empedu, hormon, dan vitamin D serta sebagai penghasil energi. Sumber utamanya berasal dari organ hati (sekitar 70 persen) dan sisanya bersumber dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Kolesterol dalam kadar normal jelas berdampak positif bagi tubuh. Namun, bila sudah melewati batas, maka dampak negatif yang akan timbul, terutama dalam jangka panjang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengenal dua jenis kolesterol, yaitu HDL (High Density Lipoprotein) alias kolesterol baik dan LDL (Low Density Lipoprotein) yang dikenal sebagai kolesterol jahat. Kadar HDL yang tinggi dalam darah (sekitar 40 mg/dL atau lebih) baik untuk kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, kadar LDL yang tinggi (100 mg/dL atau lebih) merupakan pertanda buruk. Penumpukan LDL pada dinding pembuluh darah dapat menyebabkan pengerasan dinding pembuluh darah (aterosklerosis) dan menyumbat aliran darah yang bisa berakibat fatal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset secara luas telah menunjukkan bahwa LDL-C (kolesterol jahat) adalah faktor risiko utama penyakit jantung dan pembuluh darah (cardiovascular disease/ CVD). Padahal, hingga kini CVD masih merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia, dengan angka kematian 17 juta orang per tahun. Angka ini diperkirakan meningkat menjadi 20 juta pada 2015 dan 23 juta pada 2030. Di Indonesia, Riset Kesehatan Dasar 2007 juga melaporkan bahwa stroke, hipertensi dan penyakit jantung iskemik menempati proporsi terbesar (27,3 persen) penyebab kematian semua umur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli jantung, DR Djoko Maryono DSPD DSJP FIHA FASE, mengungkapkan, penyebab utama penyakit jantung dan stroke di Asia Pasifik adalah konsumsi gula dan lemak terlalu banyak, malas bergerak, dan paparan polusi berlebih serta radikal bebas. Hal ini diperparah dengan kebiasaan manusia jaman sekarang yang serba praktis sehingga cenderung tidak aktif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau manusia jaman dulu fisiknya jauh lebih aktif, massa otot lebih besar, kolesterol baiknya tinggi (lebih dari 70 mg/dL) dan kolesterol jahatnya rendah (kurang dari 100 mg/dL). Sehingga kondisi jantung dan pembuluh darah juga cenderung bagus," tutur Djoko dalam simposium awam yang diselenggarakan PT AstraZeneca bekerja sama dengan Yayasan Jantung Indonesia di Jakarta, Senin (16/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya menekan angka kematian akibat CVD ditempuh melalui penanganan tepat, yang meliputi diet (pengaturan makan), olahraga terukur dan obat. Selain menurunkan kadar kolesterol, pengobatan dapat mencegah serangan jantung atau stroke yang dipicu pecahnya bisul pembuluh darah, juga mencegah terbentuknya bisul pada pembuluh darah baru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien Kurang Patuh &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingginya kadar LDL seseorang menempatkan orang tersebut sebagai golongan berisiko tinggi CVD. Salah satu upaya terapi yang ditempuh adalah menurunkan kadar LDL. Uji klinik mengungkapkan bahwa terapi penurunan LDL, khususnya menggunakan terapi statin, dapat menurunkan risiko CVD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, pencapaian target kolesterol LDL sesuai anjuran nampaknya masih menjadi tantangan bagi para dokter dan pasien. Sebuah survei terbaru yang diikuti lebih dari 7.000 pasien dan dokter di delapan negara Asia mengungkapkan bahwa 50 persen pasien gagal mencapai target pengobatan LDL sesuai kadar yang disarankan. Selain itu, lebih dari 60 persen pasien yang didiagnosa oleh dokter pertama kali tidak mengalami perubahan pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam survei yang dikenal dengan CEPHEUS1 (CEntralised Pan-Asian Survei on tHE Undertreatment of hypercholeSterolemia) itu, Indonesia juga mengikutsertakan sekitar 800 pasien dan dokter. Hasilnya, hanya 31,3 persen pasien di Indonesia yang berhasil mencapai target penurunan kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisanya sebesar 68,7 persen dinyatakan gagal menurunkan tingkat kolesterol sesuai harapan. Angka pencapaian Indonesia merupakan yang terendah dibanding negara Asia lainnya yang turut disurvey, yakni Vietnam, Taiwan, Thailand, Filipina, Malaysia, Korea, Hong Kong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr M Munawar SpJP selaku koordinator nasional dari Indonesia, mengungkapkan beberapa penyebab kegagalan tersebut. Yang paling mencolok adalah kurangnya tingkat kepatuhan pasien yang menjalankan terapi penurunan LDL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penyebabnya beragam. Mungkin pasiennya yang lupa minum obat, atau bisa jadi juga dokternya yang kurang paham. Misalnya bahwa obat kolesterol ini kan harus diminum tiap hari, dan kalau ternyata pasien tidak cocok dengan suatu obat seharusnya diubah. Caranya bisa diganti, dinaikkan dosisnya atau mungkin dikombinasikan dengan obat lain," beber Munawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Munawar sejalan dengan hasil survei ini yang menyebutkan 1 dari 4 pasien meyakini bahwa lupa mengkonsumsi satu dosis obat dalam jangka waktu satu minggu atau lebih, tidak akan memengaruhi tingkat kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara di acara Pertemuan Puncak Cardiovascular tingkat Asia Pasifik di Beijing belum lama ini, koordinator investigator Internasional CEPHEUS di Asia Dr Jeong Euy Park, mengatakan bahwa CEPHEUS menghasilkan temuan penting terkait tatalaksana hiperkolesterolemia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Telah banyak bukti yang menunjukkan bahwa semakin rendah tingkat kolesterol, semakin baik dalam menurunkan risiko penyakit. Apalagi jika disertai perubahan gaya hidup, akan semakin menurunkan risiko terkena serangan jantung atau stroke," ujar Park. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun korelasi antara tingginya kadar kolesterol LDL dengan penyakit jantung koroner dan stroke sudah terbukti, survei ini memberikan informasi bahwa penegakan diagnosis, monitoring dan tingkat kepatuhan pengobatan sebagai upaya untuk menurunkan salah satu faktor risiko CVD terpenting yaitu hiperkolesterol, masih jauh dari memuaskan.(okz)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://www.suaramedia.com/gaya-hidup/kesehatan/12940-sulitnya-turunkan-si-kolesterol-jahat.html&lt;br /&gt;20 November 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-2640312701438095637?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/2640312701438095637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/sulitnya-turunkan-si-kolesterol-jahat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/2640312701438095637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/2640312701438095637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/sulitnya-turunkan-si-kolesterol-jahat.html' title='Sulitnya Turunkan Si Kolesterol Jahat'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-5900375054781029165</id><published>2009-12-06T16:51:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T16:53:09.704-08:00</updated><title type='text'>Senjata Baru Melawan Kolesterol</title><content type='html'>Kelebihan kolestrol dapat mengakibatkan penumpukan lemak yang bisa menyumbat pembuluh darah sehingga bisa menimbulkan serangan jantung dan stroke. Partikel yang membawa membawa (carrier) kolesterol ke seluruh pembuluh darah populer dengan sebutan "baik" (HDL) atau "jahat" (LDL). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut buruk bila kelebihan kolestrol yang berlarut menyebabkan penumpukan lemak atau sumbatan pada dinding arteri (aterosklerosis), sedangkan sebutan baik diberikan bila mereka mampu membawa kolesterol kembali ke bagian liver untuk dibuang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, para ilmuwan telah menciptakan partikel kecil di laboratorium yang menyerupai partikel pembawa (carrier) yang baik, sehingga kolesterol bisa diangkut sebelum sempat mengendap dan menyebabkan plak. Permukaan partikel ini berlapis lemak dan protein sehingga mereka bisa mengikat diri dengan kolesterol untuk selanjutnya diangkut ke pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Partikel ini di masa depan akan menjadi hal yang penting dalam terapi penanganan penyakit kardiovaskular," kata Dr.Andre Nel, ketua divisi nanomedicine dan direktur Center for Environmental Implications of Nanotechnology dari Universitas California, Los Angeles, AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nel menjelaskan, partikel ini memiliki bentuk yang sama seperti partikel alami HDL yang bersirkulasi dalam darah. Zat pembawa tiruan ini mampu membersihkan bagian pembuluh darah yang terdapat plak dan bisa pecah dan menyebabkan stroke atau serangan jantung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partikel HDL buatan ini kelak tidak hanya berguna untuk terapi kardiovaskular tapi juga diagnosis. Untuk memudahkan monitoring, para ahli juga meletakkan benda metal dan emas di bagian tengah partikel. "Sehingga partikel ini akan terlihat lewat teknologi imaging," kata Nel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi dalam bidang nanoteknologi yang menghasilkan partikel nano kolesterol baik (HDL) juga dilakukan para ilmuwan dari universitas Northwestern University dan Mount Sinai School of Medicine, Manhattan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan kini juga telah menyelesaikan riset ujicoba pada binatang dan akan segera melakukan studi lanjutan yang lebih besar pada hewan percobaan. "Bila terbukti tidak ada efek samping, kita bisa membuatnya sebagai obat untuk mencegah plak di arteri. Ini akan menjadi sebuah revolusi di bidang kardiologi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;AN. Editor: acandra. Sumber : New York Times&lt;br /&gt;http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/11/23/10435681/senjata.baru.melawan.kolesterol.&lt;br /&gt;23 November 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-5900375054781029165?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/5900375054781029165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/senjata-baru-melawan-kolesterol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/5900375054781029165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/5900375054781029165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/senjata-baru-melawan-kolesterol.html' title='Senjata Baru Melawan Kolesterol'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-3358277160363528436</id><published>2009-12-06T16:41:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T16:43:11.385-08:00</updated><title type='text'>Stres Pemicu Kolesterol Buruk</title><content type='html'>Stres bukan saja dapat menurunkan system kekebalan tubuh tetapi juga menaikkan kadar kolesterol buruk. Sebuah studi yang dilakukan di San Fransisco, Amerika Serikat, yang melibatkan para akuntan pajak, mendapati, menjelang tenggat waktu  (deadline) penghitungan pajak, dimana kesibukan sangat meningkat, ternyata kadar kolesterol para akuntan pajak itu meningkat drastis. Para periset menyatakan bila saja kesibukan berlangsung lebih lama, yang berarti tingkat stres lebih tinggi lagi, diprediksikan akan terjadi sejumlah serangan jantung abnormal dan tidak menutup kematian akan menimpa sejumlah akuntan pajak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, dari kajian tersebut terdapat korelasi antara tingkat stres dan kadar kolesterol buruk dalam tubuh. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat stres anda adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Tertawa selama 5-10 menit ternyata dapat merangsang hormon serotonin dan endorphin yang dapat membuat otak lebih tenang.&lt;br /&gt;Berendam di air hangat dapat menurunkan ketegangan serta memperlancar aliran darah.&lt;br /&gt;Tidur yang cukup. Tidur cukup dapat mengurangi ketegangan dan kesedihan.&lt;br /&gt;Tekuni hobi anda karena hal ini akan membuat anda tenang dan bahagia.&lt;br /&gt;Jangan terpaku pada rutinitas. Buatlah variasi yang tidak membosankan dalam mengarungi aktivitas kehidupan.&lt;br /&gt;Berpikir positif sehingga membuat pikiran selalu segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: &lt;br /&gt;Haryo Sedewo. Sumber : Bebas Kolesterol, Nexx media Inc.&lt;br /&gt;http://netsains.com/2009/09/stres-pemicu-kolesterol-buruk/&lt;br /&gt;8 September 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-3358277160363528436?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/3358277160363528436/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/stres-pemicu-kolesterol-buruk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/3358277160363528436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/3358277160363528436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/stres-pemicu-kolesterol-buruk.html' title='Stres Pemicu Kolesterol Buruk'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-8664881301185454320</id><published>2009-12-06T16:27:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T16:28:30.467-08:00</updated><title type='text'>4 Mitos Seputar Kolesterol</title><content type='html'>KOLESTEROL seringkali menjadi bahan perdebatan. Kolesterol dianggap sebagai kandungan yang tidak baik bagi kesehatan. Akibatnya, banyak orang berusaha menghindari makanan tertentu hanya dengan alasan kolesterol tinggi. Apakah semua kolesterol itu buruk? Ini hanyalah mitos. Kolesterol tidak selamanya buruk bagi kesehatan. Berikut beberapa mitos lain mengenai kolesterol dan fakta dibaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Telur tidak baik bagi kesehatan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telur memang mengandung banyak kolesterol,  sekitar 200 mg. Jumlah ini lebih  dari 2/3 batasan kolesterol yang dianjurkan American Heart Association (300 mg) per hari. Tetapi, kolesterol ini tidak seburuk yang Anda pikirkan. Hanya beberapa kolesterol pada makanan yang akan masuk ke dalam aliran darah. Jika asupan kolesterol dalam diet Anda meningkat, tubuh akan memberikan kompensasi dengan memproduksi lebih sedikit kolesterol di dalam tubuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun tidak ingin mengonsumsi dalam jumlah berlebih, makan 1 atau 2 telur selama beberapa kali seminggu tidak akan berbahaya bagi kesehatan Anda. Pada faktanya, telur merupakan sumber protein dan lemak tidak jenuh yang dikenal juga dengan lemak baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tidak ada anak-anak yang mempunyai kolesterol tinggi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar orang meyakini kalau kolesterol merupakan masalah orang-orang di usia pertengahan. Tapi, tahukah Anda, penelitian telah menunjukkan kalau penyumbatan pembuluh darah yang memicu serangan jantung (aterosklerosis), bisa mulai terjadi sejak usia 8 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Juli 2008, American Academy of Pediatrics membuat panduan mengenai anak-anak dan kolesterol. Dalam panduan tersebut, anak-anak yang kelebihan berat badan, hipertensi, atau mempunyai sejarah keluarga mengalami penyakit jantung, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kolesterol sejak usia 2 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam panduan tersebut, seperti yang dikutip situs health, anak-anak dengan kolesterol tinggi juga dianjurkan mengikuti diet dengan jumlah lemak jenuh yang dibatasi hanya sampai 7% dari jumlah kalori dan kolesterol dari makanan tidak lebih dari 200 miligram. Anak-anak juga disarankan menggunakan suplemen serat dan lebih banyak berolahraga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Makanan dikatakan sehat untuk jantung jika mengandung "0 mg kolesterol" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan kolesterol yang tertera pada makanan, hanyalah salah satu sumber peningkatan jumlah kolesterol. Tapi, penyumbang yang paling besar adalah diet yang tinggi lemak. Kandungan kolesterol dalam makanan dianggap tidak terlalu berpengaruh terhadap kadar kolesterol dalam tubuh. Lemak jenuh (yang ditemukan pada makanan dari hewan dan produk-produk susu) dan lemak trans (yang biasa ditemukan pada makanan kemasan) merupakan faktor penyumbang utama meningkatnya kadar kolesterol jahat LDL, penyebab aterosklerosis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kolesterol selalu menjadi hal yang buruk &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mendengar kata "kolesterol", orang selalu mengaitkannya dengan gambaran yang buruk. Sebenarnya, kebenarannya jauh lebih rumit dari itu. Kolesterol tinggi bisa berbahaya, tapi kolesterol itu sendiri tetap diperlukan dalam berbagai proses penting yang berlangsung di dalam tubuh. Misalnya untuk melindungi sel-sel saraf di otak hingga menyediakan struktur bagi sel-sel membran. Karena itulah tubuh juga memproduksi kolesterol. Sekitar 75% kolesterol dalam darah diproduksi oleh hati dan sel-sel di dalam tubuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran kolesterol dalam penyakit jantung seringkali disalahartikan. Kolesterol diangkut melalui pembuluh darah oleh low-density dan high-density lipoproteins (LDL and HDL). LDL dikenal sebagai kolesterol jahat, jadi bukan kolesterol itu sendiri yang menyebabkan ateroskeloris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;Ikarowina Tarigan&lt;br /&gt;http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2009/05/23/1204/5/4-Mitos-Seputar-Kolesterol&lt;br /&gt;23 Mei 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-8664881301185454320?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/8664881301185454320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/4-mitos-seputar-kolesterol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/8664881301185454320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/8664881301185454320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/4-mitos-seputar-kolesterol.html' title='4 Mitos Seputar Kolesterol'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-1152045205206646554</id><published>2009-12-06T16:25:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T16:26:41.024-08:00</updated><title type='text'>Makanan Terbaik Penurun Kolesterol</title><content type='html'>KEBIASAAN dan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari berperan penting dalam memengaruhi kadar kolesterol darah Anda. Semakin baik pola dan kualitas makanan Anda sehari-hari, tentu makin terjaga pula keseimbangan kolesterol dan kesehatan Anda secara keseluruhan . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang ingin terhindar dari masalah kolesterol ada baiknya mulai mempertimbangkan makanan sehat antikolesterol. Berikut adalah lima makanan terbaik menurut Mayo Clinic yang membantu menurunkan kolesterol dan melindungi jantung serta pembuluh darah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bubur gandum/oatmeal &lt;br /&gt;Oatmeal mengandung serat  larut (soluble fiber) yang dapat menurunkan kolesterol buruk (low-density lipoprotein /LDL) Anda. Soluble fiber juga ditemukan pada jenis makanan lain seperti kacang ginjal (kidney beans), apel, buah pir, barley, dan buah prune. Serat yang larut diyakini mampu menurunkan penyerapan kolesterol dalam pencernaan Anda. Mengonsumsi 10 gram lebih serat larut setiap hari dapat menurunkan kadar  total LDL.  Setiap 1 1/2 cangkir oatmeal matang yang Anda makan mengandung 6 gram serat.  Jika Anda tambahkan  buah seperti  pisang, Anda menambah 4  gram lebih  serat .  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kacang walnuts, almonds dan jenis lainnya&lt;br /&gt;Berbagai studi menunjukkan, walnut secara signifikan menurunkan kolesterol dalam darah.  Kacang ini mengandung banyak asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids) yang dapat membuat pembuluh darah tetap sehat dan elastis.  Kacang Almond juga memiliki faedah yang tidak terlalu beda, di mana penurunan kolesterol dapat Anda rasakan setelah sekitar empat minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diet untuk menurunkan kolesterol dengan 20 persen sumber kalori berasal dari walnut  diklaim dapat  menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 12 persen.  Kacang-kacangan umumnya berkalori tinggi sehingga dengan hanya sekitar segenggam (tidak lebih dari 2 ons atau 57 gram) akan memberi faedah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perlu diingat, ketika Anda mengonsumsinya dengan makanan lain jangan berlebihan.  Makan berlebih  justru membuat Anda  kegemukan dan memicu risiko jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ikan dan asam lemak omega-3&lt;br /&gt;Banyak riset yang mendukung manfaat mengonsumsi ikan dalam menurunkan kolesterol karena ikan kaya kandungan asam lemak omega-3.  Asam lemak Omega-3 juga  membantu jantung dengan beragam cara seperti menurunkan tekanan darah  dan menekan risiko pembekuan darah.  Pada pasien yang sudah mengalami serangan jantung, minyak ikan atau asam lemak omega-3  secara signifikan menurunkan risiko kematian mendadak .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para dokter biasanya merekomendasikan untuk memakan ikan minimal dua kali dalam semingguu. Sumber makanan yang kaya  omega-3 terdapat pada  makarel, ikan herring, sarden, tuna albacore dan salmon. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diingat, untuk mempertahankan faedah ikan bagi kesehatan, sebaiknya ikan dipanggang atau dibakar dalam oven.  Jika tidak suka ikan,  Anda juga bisa mempeoleh omega-3 dari makanan lain seperti  ground flaxseed atau canola oil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga dapat memperoleh  omega-3 atau minyak ikan dari suplemen, tetapi tentu tidak akan mendapatkn semua nutrien penting dalam ikan seperti selenium. Bila Anda memutuskan memakan suplemen, ingatlah untuk tetap memperhatikan pola makan Anda dan  makanlah daging yang rendah lemak atau sayuran untuk menggantikan ikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Minyak Zaitun/Olive Oil&lt;br /&gt;Minyak Zaitun atau olive oil mengandung  campuran antioksidan potensial yang dapat menekan kolesterol tanpa mengganggu kadar kolesterol  baik (HDL) Anda .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan Pengawas Makanan AS (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumi sekitar  2 sendok makan (23 gram) olive oil setiap hari untuk menjaga jantung tetap sehat. Untuk menambah olive oil dalam daftar menu, Anda bisa mencampunya dengan sayuran, bumbu cair, atau mencampurnya dengan cuka sebagai pelengkap salad. Anda juga dapat menggunakan olive oil as sebagai pengganti mentega ketika memoles daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa riset menyarankan bahwa  efek olive oil dalam menurunkan kolesterol akan lebih besar jika Anda memilih extra-virgin olive oil atau minyak zaitun ekstra murni. Minyak jenis ini tidak melewati proses pengolahan dan penambahan zat kimia yang diyakini mengandung lebih banyak antioksidan menyehatkan. Sebaiknya hindari "light" olive oil karena  biasanya jenis  ini sudah melewati beragam proses pengolahan sehingga faedahnya tidak akan maksimal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Makanan yang difortifikasi atau diperkaya sterol dan stanol tumbuhan.&lt;br /&gt;Banyak makanan yang kini telah difortifikasi dengan sterol atau stanol — zat dalam tumbuhan yang membantu menahan penyerapan kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Margarin, jus jeruk, atau yogurt ada yang sudah difortifikasi dengan sterol yang bisa menurunkan  LDL kolesterol hingga 10 persen. Jumlah sterol tumbuhan yang dibutuhkan untuk mencapai target itu sedikitnya 2 gram yang setara dengan dua porsi (237 mililter) jus jeruk dengan fortifikasi sterol dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sterol atau stanol tumbuhan yang ditambahkan dalam makanan  tidak akan memengaruhi kadar trigliserida atau pun HDL. Sterol atau stanol juga tidak akan mengganggu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E and K. (AC) Sumber : Mayo Clinic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/11/16551354/makanan.terbaik.penurun.kolesterol&lt;br /&gt;11 Juni 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-1152045205206646554?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/1152045205206646554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/makanan-terbaik-penurun-kolesterol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/1152045205206646554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/1152045205206646554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/makanan-terbaik-penurun-kolesterol.html' title='Makanan Terbaik Penurun Kolesterol'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-5366489472243485083</id><published>2009-12-06T16:21:00.001-08:00</published><updated>2009-12-06T16:23:08.527-08:00</updated><title type='text'>10 Makanan Penurun Kolesterol</title><content type='html'>Banyak cara untuk menurunkan kadar kolesterol. Obat berbahan kimia terhitung efektif menurunkan kolesterol. Tapi tentu saja ada efek samping. Anda bisa mencoba menurunkan kadar kolesterol dengan cara alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sejumlah makanan yang bisa menurunkan kadar Low-Density Lipoproptein (LDL) alias kolesterol jahat yang menyebabkan plak di pembuluh darah, dan meningkatkan High-Density Lipoprotein (HDL) alias kolesterol baik yang bisa dimanfaatkan tubuh untuk mengolah vitamin yang larut di dalam lemak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menurunkan kadar LDL, Anda harus mengurangi asupan lemak jenuh. Lemak jenuh biasanya ditemukan di produk hewani, misalnya daging, susu, krim, mentega, dan keju. Ada juga lemak jenuh yang berasal dari nabati misalnya santan, minyak kelapa, dan lemak nabati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun banyak juga makanan yang mengandung lemak tidak jenuh sehingga sangat efektif menurunkan kadar kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kacang kedelai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kacang kedelai dan turunannya, alias kedelai yang sudah diolah misalnya menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai mengandung isoflavon, yaitu zat yang bisa menekan LDL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ingat, meski nikmat tahu dan tempe bisa tidak efektif menurunkan kolesterol bila diolah dengan sembarangan. Misalnya, digoreng dengan minyak jelantah atau dicampur santan. Sebab, santan dan minyak goreng adalah sumber lemak jenuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per hari untuk menurunkan kadar kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kacang-kacangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kacang adalah sumber serat larut yang sangat tinggi. Mengonsumsi serat larut bisa mengurangi kolesterol. Mengonsumsi kacang seperti buncis, kacang merah, kacang panjang secara teratur selama enam minggu bisa mengurangi kadar kolesterol sebanyak 10%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ikan Salmon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan salmon sangat baik karena mengandung asam Omega-3 yang bisa menurunkan LDL dan trigiserilda serta meningkatkan HDL. Salmon mengandung EPA dan DHA yang baik untuk kesehatan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Alpukat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alpukat adalah sumber lemak tidak jenuh yang bisa meningkatkan level HDL. Sayangnya, alpukat tinggi kalori, sehingga harus dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang bisa menekan kalori. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh sedangkan kebutuhan tubuh manusia normal adalah 1.800 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh per harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Bawang Putih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak ribuan tahun lalu, bawang putih sudah dipercaya mengandung banyak zat yang baik untuk kesehatan manusia. Bangsa Mesir Kuno memakai bawang putih untuk meningkatkan stamina. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa modern, bawang putih dipakai untuk menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penemuan paling mutakhir, bawang putih bisa mencegah partikel kolesterol menempel di dinding pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bayam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayam mengandung banyak lutein. Lutein adalah zat penting yang bisa menjaga kesehatan dan ketajaman fungsi mata. Lutein juga ternyata bisa menjaga kesehatan jantung karena bisa mencegah lemak menempel di pembuluh darah. Dianjurkan, memakan bayam setiap hari sekitar setengah mangkuk untuk hasil maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Margarin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis margarin bisa menurunkan kadar kolesterol. Misalnya margarin dari minyak biji bunga kanola&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Mede, Almon, dan Kenari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemak tak jenuh tunggal, di dalam kacang mede, almon, dan kenari adalah bahan makanan rendah lemak yang baik untuk kesehatan jantung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kacang-kacangan itu juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, seperti alpukat, kacang-kacang ini sangat tinggi protein. Jadi, jangan rakus makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Teh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teh, mau diminum dingin atau panas, sama saja manfaatnya. Teh mengandung antioksidan yang bisa membuat pembuluh darah rileks sehingga terhindar dari pembekuan darah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antioksidan di dalam teh, yaitu flavonoid bisa mencegah oksidasi yang menyebabkan LDL menumpuk di pembuluh darah. Menikmati segelas teh setiap hari bisa memenuhi kebutuhan antioksidan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Cokelat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cokelat ternyata sehat. Tentu saja, cokelat yang dicampur terlalu banyak susu mengandung terlalu banyak lemak. Jadi, pilihlah cokelat hitam atau pahit. Cokelat sehat karena mengandung banyak antioksidan dan flavanoid. Cokelat putih, tidak mengandung zat itu sehingga kurang sehat dikonsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan flavanoid cokelat bervariasi tergantung di mana cokelat itu tumbuh dan proses pengolahannya. [L1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;Tiara Anisa&lt;br /&gt;http://www.inilah.com/berita/gaya-hidup/2008/09/19/50593/10-makanan-penurun-kolesterol/&lt;br /&gt;19 September 2009&lt;br /&gt;19 September 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-5366489472243485083?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/5366489472243485083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/10-makanan-penurun-kolesterol.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/5366489472243485083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/5366489472243485083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/12/10-makanan-penurun-kolesterol.html' title='10 Makanan Penurun Kolesterol'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-4057194138306917118</id><published>2009-03-31T03:05:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T03:06:02.467-07:00</updated><title type='text'>KOLESTEROL</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/wnK1Kv3XkZI&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/wnK1Kv3XkZI&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-4057194138306917118?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/4057194138306917118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/kolesterol_6313.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/4057194138306917118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/4057194138306917118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/kolesterol_6313.html' title='KOLESTEROL'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-2961093387028297069</id><published>2009-03-31T02:09:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T02:14:13.296-07:00</updated><title type='text'>Kolesterol Tinggi Perburuk Penglihatan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_N-RTY7s9S4A/SV4J4pZlQaI/AAAAAAAAApw/4AufdCCKfGc/s320/cholesterol.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_N-RTY7s9S4A/SV4J4pZlQaI/AAAAAAAAApw/4AufdCCKfGc/s320/cholesterol.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;TEKANAN darah tinggi dan meningkatnya kadar kolesterol dalam darah ternyata tidak hanya berbahaya bagi jantung. Dua indikasi ini juga dapat mengancam kesehatan mata Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dilaporkan sebuah riset yang dimuat Jurnal Archives of Opthalmology edisi Mei, dua kondisi ini dapat memicu risiko seseorang mengalami gangguan mata yang disebut oklusi atau penyumbatan pada pembuluh vena retina.  Kondisi ini yang bisa berujung pada kebutaan terjadi akibat satu atau beberapa pembuluh vena yang membawa darah dari mata ke jantung tersumbat atau mengalami penumpukan cairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset yang dilakukan di Irlandia itu mengindikasikan seseorang yang mengidap darah  tinggi berisiko 3,5 kali lipat mengalami penyumbatan oklusi ini dibanding mereka yang tensinya normal.  Sementara itu, orang yang memiliki kolesterol tinggi  tercatat mengalami peningkatan risiko hingga 2,5 kali lipat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan ini  merupakan hasil tinjauan terhadap 21 penelitian sebelumnya yang melibatkan total 2.916 pasien pengidap oklusi vena retina dan 28.646 orang yang tidak mengidapnya. Hasil analisis mengindikasikan pula, 63,6 persen pasien pengidap oklusi retina juga mengalami masalah tensi darah. Sedangkan pada mereka yang tidak mengalami problem mata, persentasenya 36,2 persen. Kadar kolesterol tinggi  mencapai dua kali lipat prosentasenya (35 persen) pada pengidap oklusi dibandingkan pasien yang tidak mengalaminya (16,7 persen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu bila dikaitkkan dengan penyakit diabetes, mereka yang mengidap oklusi juga persentasenya sedikit lebih besar ketimbang yang tidak mengalami diabeter yakni 14,6 berbanding 11,1 persen. (AC)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;br /&gt;health24&lt;br /&gt;http://www.kompas.com/read/xml/2008/05/14/1508446/kolesterol.tinggi.perburuk.penglihatan, 14 Mei 2008. Diunduh 31 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Gambar :&lt;br /&gt;http://4.bp.blogspot.com/_N-RTY7s9S4A/SV4J4pZlQaI/AAAAAAAAApw/4AufdCCKfGc/s320/cholesterol.jpg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-2961093387028297069?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/2961093387028297069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/kolesterol-tinggi-perburuk-penglihatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/2961093387028297069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/2961093387028297069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/kolesterol-tinggi-perburuk-penglihatan.html' title='Kolesterol Tinggi Perburuk Penglihatan'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_N-RTY7s9S4A/SV4J4pZlQaI/AAAAAAAAApw/4AufdCCKfGc/s72-c/cholesterol.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-704300389299720750</id><published>2009-03-31T01:41:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T01:59:38.572-07:00</updated><title type='text'>Kolesterol Tinggi Sebabkan Disfungsi Seksual</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bima.ipb.ac.id/~anita/07315problema01.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 224px;" src="http://bima.ipb.ac.id/~anita/07315problema01.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Semua orang percaya bahwa kunci utama kehidupan seksual ada di jantung. Artinya seberapa kuat jantung anda memompa dan menjaga kestabilan energi selama proses percintaan berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang menganggap bahwa proses seksual, yakni bagaimana penis bisa berereksi dan vagina bisa mengalami lubrikasi, terjadi secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tak banyak yang menyadari bahwa kedua respons seksual ini (ereksi dan lubrikasi) sangat bergantung dengan sirkulasi darah ke organ genital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, kolesterol yang mengendap dalam darah bisa menghambat proses sirkulasi ini sehingga besar kemungkinan akan menyebabkan disfungsi seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada laki-laki, gangguan kolesterol (akibat penumpukan) dalam darah ini bisa berakibat pada ketidakmampuan alat vitalnya untuk berereksi. Dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;faktanya, beberapa studi menemukan disfungsi ereksi sering disebabkan tingginya tingkat kolesterol dalam darah. Dan ini merupakan kondisi yang tak tampak atau bisa dirasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini menemukan, 18 sampai 20 orang yang mengalami disfungsi ereksi namun tak menunjukkan tanda-tanda masalah di jantung umumnya mempunyai tingkat LDL yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pada perempuan, pengaruh tingginya kolesterol pada disfungsi seksual masih belum begitu jelas. Namun, para ahli menyarankan baik pria maupun wanita harus mendiskusikan problem seksual mereka pada dokter ahlinya, dan menyarankan uji tingkat kolesterol sebagai bagian dari mengatasi problem seksual itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mungkin ini peringatan bagi anda, khususnya kaum lelaki, hati-hati dengan kolesterol. Ia bisa mengganggu "ketegangan" maksimal untuk mencapai kenikmatan yang maksimal. Apa tidak takut jika saat akan "berperang" tiba-tiba senjata kita mengendur. Wah... bisa stres pasangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari hal itu terjadi, sebaiknya hindari makanan-makanan yang mengandung banyak kolesterol. (kpl/rif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://www.kapanlagi.com/a/kolesterol-tinggi-sebabkan-disfungsi-seksual.html&lt;br /&gt;9 Juli 2008 Diunduh 31 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Gambar :&lt;br /&gt;http://bima.ipb.ac.id/~anita/07315problema01.jpg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-704300389299720750?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/704300389299720750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/kolesterol-tinggi-sebabkan-disfungsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/704300389299720750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/704300389299720750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/kolesterol-tinggi-sebabkan-disfungsi.html' title='Kolesterol Tinggi Sebabkan Disfungsi Seksual'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-3885261127710920494</id><published>2009-03-31T01:30:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T01:37:10.188-07:00</updated><title type='text'>KOLESTEROL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.kalbe.co.id/files/news/icon/cholesterol.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 293px; height: 378px;" src="http://www.kalbe.co.id/files/news/icon/cholesterol.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa kolesterol itu sebenarnya ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol sebenarnya merupakan salah satu komponen lemak. Seperti kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi. Disamping sebagai salah satu sumber energi, sebenarnya lemak atau khususnya kolesterol memang merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita terutama untuk membentuk dinding sel-sel dalam tubuh. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. Tetapi bila kolesterol dalam tubuh berlebih akan tertimbun didalam dinding pembuluh darah  dan menimbulkan suatu kondisi yang disebut aterosklerosis yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah. Kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke.&lt;br /&gt;Kolesterol yang kita butuhkan tersebut, secara normal diproduksi sendiri oleh tubuh dalam jumlah yang tepat. Tetapi ia bisa meningkat jumlahnya karena makanan ekstern yang berasal dari lemak hewani, telur dan yang disebut sebagai makanan sampah (junkfood).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa yang terjadi dalam tubuh ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Unsur-unsur lemak dalam darah terdiri atas kolesterol, trigliserida, fosfolipid dan asam lemak bebas. Hanya seperempat dari kolesterol yang terkandung dalam darah berasal langsung dari saluran pencernaan yang diserap dari makanan, sisanya merupakan hasil produksi tubuh sendiri oleh sel-sel hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemak yang terdapat dalam makanan akan diuraikan menjadi kolesterol, trigliserida, fosfolipid dan asam lemak bebas pada saat dicerna dalam usus. Keempat unsur lemak ini akan diserap dari usus dan masuk kedalam darah. Kolesterol dan unsur lemak lain tidak larut dalam darah. Agar dapat diangkut dalam aliran darah, kolesterol bersama dengan lemak-lemak lain (trigliserida dan fosfolipid) harus berikatan dengan protein untuk membentuk senyawa yang larut dan disebut dengan lipoprotein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kilomikron merupakan liprotein yang mengangkut lemak menuju ke hati. Dalam hati, ikatan lemak tersebut akan diuraikan sehingga terbentuk kembali keempat unsur lemak tersebut, dan asam lemak yang terbentuk akan dipakai sebagai sumber energi atau bila jumlahnya berlebih akan disimpan dalam jaringan lemak. Bila asupan kolesterol tidak mencukupi, sel hati akan memproduksinya. Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL ( Low Density Lipoprotein ) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan termasuk ke sel otot jantung, otak dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL ( High Density Lipoprotein ) untuk dibawa kehati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam ( cairan ) empedu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LDL mengandung lebih banyak lemak daripada LDL sehingga ia akan mengambang di dlam darah. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B). LDL dianggap sebagai lemak yang "jahat" karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah. Sebaliknya HDL disebut sebagai lemak yang baik karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein). HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tinggi atau lebih berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagaimana kolesterol menyebabkan sumbatan pada pembuluh darah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol yang berlebihan dalam darah akan mudah melekat pada dinding sebelah dalam pembuluh darah. Selanjutnya, LDL akan menembus dinding pembuluh darah melalui lapisan sel endotel, masuk ke lapisan dinding pembuluh darah yang lebih dalam yaitu intima. Makin kecil ukuran LDL atau makin tinggi kepadatannya makin mudah pula LDL tersebut menyusup ke dalam Iintima. LDL demikian disebut LDL kecil padat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LDL yang telah menyusup ke dalam intima akan mengalami oksidasi tahap pertama sehingga terbentuk LDL yang teroksidasi. LDL-teroksidasi akan memacu terbentuknya zat yang dpat melekatkan dan menarik monosit (salah satu jenis sel darah putih) menembus lapisan endotel dan masuk ke dalam intima&lt;br /&gt;disamping itu LDL-teroksidasi juga menghasilkan zat yang dapat mengubah monosit yang telah masuk ke dalam intima menjadi makrofag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu LDL-teroksidasi akan mengalami oksidasi tahap kedua menjadi LDL yang teroksidasi sempurna yang dapat mengubah makrofag menjadi sel busa. Sel busa yang terbentuk akan saling berikatan membentuk gumpalan yang makin lama makin besar sehingga membentuk benjolan yang mengakibatkan penyempitan lumen pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan ini akan semakin memburuk karena LDL akan teroksidasi sempurna juga merangsang sel-sel otot pada lapisan pembuluh darah yang lebih dalam (media) untuk masuk ke lapisan intima dan kemudian akan membelah-belah diri sehingga jumlahnya semakin banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uraian tersebut diatas menunjukan bahwa terjadinya sumbatan pada pembuluh darah tidak semudah yang kita bayangkan. Kadar kolesterol yang tinggi perlu diwaspadai karena merupakan cikal bakal proses penyumbatan pembuluh darah, terlebih lagi bila yang meninggi adalah kadar kolesterol LDL, yang kita kenal sebagai lemak "jahat". Kalau kita lihat mekanisme pembentukan sumbatan pembuluh darah diatas, LDL semakin berbahaya bila mempunyai ukuran kecil dengan kepadatan tinggi atau yang kita kenal sebagai LDL-kecil-padat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Klasifikasi  LDL dan HDL Kolesterol, Total Kolesteroll dan triglycerides &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;LDL ("Kolesterol jahat”)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang dari 100 &gt; Optimal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;100-129 &gt; Mendekati optimal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;130-159 &gt; Batas normal tertinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;160-189 &gt; Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 190 &gt; Sangat Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HDL ("Kolesterol Baik”)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang dari 40 &gt; Rendah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 60 &gt; Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Total cholesterol (TC)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang dari 200 &gt; Yang diperlukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;200-239 &gt; Batas normal tertinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 240 &gt; Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Triglycerides&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Less than 150 &gt; Normal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;150-199 &gt; Batas normal tertinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;200-499 &gt; Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Equal to or higher than 500 &gt; Sangat tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Source: National Heart, Lung, and Blood Institute&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagaimana Cara Menurunkan Kolsterol?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah-buahan dan sayuran secara alami memiliki banyak manfaat dan berkhasiat bagi tubuh manusia serta bebas kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memperhatikan manfaat dari buah dan sayuran, kita perlu juga memperhatikan cara pengolahan dan penyajian supaya zat-zat penting yang terkandung di dalamnya agar tak hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memasak, harus diperhatikan lama pemasakan dan panas yang digunakan. Begitu pula dalam mengupas buah. Sebaiknya tidak terlalu banyak membuang bagian kulitnya karena pada bagian dekat permukaan kulit tersebut banyak mengandung vitamin dan mineral penting. Beberapa buah-buahan bahkan dianjurkan dimakan bersama kulitnya seperti apel, jambu biji, dan pir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun sayur dan buah-buahan yang bermanfaat dalam menurunkan kolesterol, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alpukat&lt;br /&gt;Anggur&lt;br /&gt;Kedelai&lt;br /&gt;Bawang Putih&lt;br /&gt;Teh Hijau&lt;br /&gt;Ikan Laut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Source :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;http://www.pjnhk.go.id/&lt;br /&gt;http://www.heartinfo.org/&lt;br /&gt;http://www.rrionline.com/&lt;br /&gt;http://www.prodia.co.id/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://id.inaheart.or.id/?p=32&lt;br /&gt;31 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Gambar:&lt;br /&gt;http://www.kalbe.co.id/files/news/icon/cholesterol.jpg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-3885261127710920494?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/3885261127710920494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/kolesterol.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/3885261127710920494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/3885261127710920494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/kolesterol.html' title='KOLESTEROL'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-4762738327247445218</id><published>2009-03-31T01:13:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T01:19:10.469-07:00</updated><title type='text'>Penanganan Kolesterol Tinggi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHR5bZPXlI/AAAAAAAAAFw/O1W_SalqYus/s1600-h/kolesterol003"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 345px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHR5bZPXlI/AAAAAAAAAFw/O1W_SalqYus/s400/kolesterol003" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319263419437637202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gejala kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia memang tidak tampak, sehingga itulah yang menyebabkan seseorang harus rajin melakukan Check Up (periksa darah) secara berkala 6 bulan sekali setelah berkonsultasi kesehatan dengan dokter terlebih dahulu. Sementara itu usaha perbaikan dapat dijalankan melalui diet rendah lemak dan rajin berolahraga. Jikalau segala upaya yang telah dilakukan tidak lagi membuahkan hasil, maka "Obat" dapat dijadikan sebagai alternatif senjata pamungkas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tingginya kolesterol (hiperkolesterolemia) bukanlah suatu penyakit dan juga gejalanya tidak dirasakan, akan tetapi jika kita kurang waspada maka kolesterol yang tinggi tersebut akan merusak dinding pembuluh darah dan tentunya keadaan demikian ini dapat memicu timbulnya berbagai penyakit baik yang mengenai jantung yaitu PJK (penyakit jantung koroner) dan juga otak yaitu stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa fungsi kolesterol didalam tubuh kita ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol sebenarnya sangat diperlukan dalam berbagai proses metabolisme tubuh. Misalnya sebagai bahan pembentuk dinding sel, membuat asam empedu untuk mengelmusikan lemak, selain itu juga dibutuhkan untuk membuat vitamin D dan juga berperan sebagai bahan untuk membuat hormon - hormon sex dan kortikosteroid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolesterol dibuat didalam hati dan usus halus, akan tetapi beredar didalam darah. Didalam darah kolesterol terikat oleh suatu lipoprotein, yang terdiri dari kilomikron, VLDL (Very Low Density Lipoprotein), LDL (Low Density Lipoprotein) dan HDL (High Density Lipoprotein).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Lipoprotein memiliki fungsi masing-masing, seperti Kilomikron  berfungsi untuk mengangkut kolesterol yang baru saja dibentuk oleh didalam usus halus, VLDL berfungsi untuk membawa kolesterol yang telah dikeluarkan oleh hati ke jaringan otot untuk disimpan sebagai cadangan energi, LDL untuk mengangkut kolesterol didalam plasma darah dan keperluan pertukaran zat. Sayangnya dalam menjalankan fungsinya partikel LDL ini mudah sekali menempel dalam dinding pembuluh darah koroner  sehingga menimbulkan plak aterosklerosis (timbunan lemak pada dinding pembuluh darah). Sementara HDL adalah merupakan kolesterol baik , karena fungsinya untuk menangkap kolesterol dalam keadaan bebas untuk diangkut kembali kedalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menilai apakah kadar kolesterol seseorang tinggi atau rendah, semuanya harus mengacu pada pedoman umum yang telah disepakati dan digunakan diseluruh dunia yaitu pedoman dari NCEP ATP III (National cholesterol Education Program, Adult Panel Treatment III), yang antara lain menetapkan  bahwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Total Kolesterol :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai Normal &lt; 200 mg/dl&lt;br /&gt;Perbatasan tinggi 200 - 239 mg/dl&lt;br /&gt;Tinggi &gt; 240 mg/dl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;LDL Kolesterol :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optimal &lt; 100 mg/dl&lt;br /&gt;Mendekati optimal 100 - 129 mg/dl&lt;br /&gt;Perbatasan tinggi 130 - 159 mg/dl&lt;br /&gt;Tinggi 160 - 189 mg/dl&lt;br /&gt;Sangat tinggi &gt; 190 mg/dl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HDL Kolesterol :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rendah &lt; 40 mg/dl&lt;br /&gt;Tinggi   60 mg/dl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Trigliserida :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Normal &lt; 150 mg/dl&lt;br /&gt;Perbatasan tinggi 150 -199 mg/dl&lt;br /&gt;Tinggi 200 - 499 mg/dl&lt;br /&gt;Sangat tinggi &gt; 499 mg/dl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain daripada yang tersebut diatas , pada pedoman tersebut juga sudah ditentukan batasan nilai  LDL Kolesterol berdasarkan banyaknya faktror risiko pada seseorang terhadap penyakit jantung koroner, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki faktor risiko 0-1 maka target penurunan LDL kolesterol yang harus dicapai adalah  &lt; 160 mg/dl&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki faktor risiko   2 maka target yang harus dicapai adalah &lt; 130 mg/dl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang telah mendapat PJK atau risiko PJK ekivalen seperti diabetes, maka target yang harus dicapai adalah &lt; 100 mg/dl&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Risiko tinggi untuk mendapatkan PJK (Penyakit Jantung Koroner) dan stroke erat berhubungan dengan kadar kolesterol yang tinggi, terlebih mereka yang memiliki faktor risiko lebih dari dua seperti hipertensi (tekanan darah tinggi) , diabetes mellitus (kencing manis), merokok, obesitas (kegemukan) dan seseorang yang memiliki faktor bawaan. Mereka yang berada dikelompok berisiko tinggi ini harus memperhatikan atau memperbaiki pola hidup sehari-hari, sehingga dianjurkan untuk diet rendah lemak, berolah raga cukup, menjaga berat badan yang seimbang dan berhenti merokok. Seseorang dengan kadar kolesterol tinggi memang kurang merasakan gangguan. Namun adakalanya gejala khas muncul juga pada penderita hiperkolesterolemia kronik (menahun) berupa Xanthelesma (endapan kolesterol berbentuk noda kuning muda di tengah atau diujung kelopak mata. Gejala lainnya adalah Xanthoma  yakni timbulnya benjolan padat pada tendon (urat otot) siku, tumit atau lutut. Gejala-gejala tersebut biasanya timbul pada penderita kolesterol bawaan atau genetic (Familial hypercholesterolemia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengobatan Hipekolesterolemia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mulailah dengan memperbaiki pola hidup sehari-hari seperti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diet rendah lemak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam makanan ada 3 macam lemak yakni saturated (lemak jenuh), monounsaturated (lemak tidak jenuh dengan rantai tunggal), polyunsaturated (lemak tak jenuh ganda). Makanan seperti kuning telur, jerohan, otak sapi mengandung minyak jenuh sehingga harus dihindari. Makanan laut seperti udang dan kepiting, yang mengandung minyak tak jenuh tunggal, masih boleh dikonsumsi meski dalam jumlah yang terbatas. Sedangkan ikan yang berasal dari laut dalam (tenggiri, tuna) yang mengandung minyak tak jenuh ganda dan Omega 3 hendaknya banyak dikonsumsi karena dapat membantu menaikkan HDL kolesterol (kolesterol baik) dan menurunkan LDL kolesterol (kolesterol jahat). Idealnya konsumsi makanan kita mengandung lemak dibawah 30 %, karbohidrat 50-60% dan protein 20%. Konsumsi makanan berkolesterol jangan samapi lebih dari 300 mg/hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hentikan kebiasaan merokok, karena dapat memicu penebalan atau penyempitan pembuluh darah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menjaga berat badan yang seimbang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Olah raga yang teratur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Olahraga yang bagaimana yang efektif dapat menurunkan kadar kolesterol ? &lt;br /&gt;Olahraga yang melibatkan otot-otot besar tubuh seperti paha, lengan atas serta pinggul, seperti senam, aerobic, jalan kaki, berenang, jogging, atau bersepeda; lakukan paling tidak tiga kali seminggu masing-masing 1 jam. 5-10 menit pertama digunakan untuk pemanasan, 30 menit untuk olahraga dan 10 menit terakhir untuk pendinginan. Bagi mereka yang telah menginjak usia setengah baya keatas, maka sebelum melaksanakan olahraga ini secara rutin memeriksakan dirinya ke dokter untuk mengetahui apakah dirinya mengidap penyakit seperti hipertensi, PJK atau diabetes, sehingga bentuk/jenis olahraganya dapat disesuaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Obat-obatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau pada akhirnya harus minum obat, apa boleh buat.&lt;br /&gt;Pada tahun 1980-an  adalah era obat kolesterol terbaru yang mengandung 'Statin'. Kelompok obat ini dapat menghambat kerja enzim yang mengatur bio-sintesa kolesterol.&lt;br /&gt;Pertanyaan yang timbul adalah apakah obat tersebut dapat diminum seumur hidup?&lt;br /&gt;Pada dasarnya dokter tidak menghendaki pasiennya minum obat seumur hidup. Ujung tombak pengobatan hiperkolesterolemia adalah diet rendah lemak. Oleh sebab itu pada satu resep pengobatan, seseorang juga harus berusaha untuk melakukan diet dibarengi dengan olahraga teratur sehingga mencapai target pengobatan, sehingga obat dapat dihentikan. Akan tetapi jika dalam 3-6 bulan setelah pengobatan ternyata kadar kolesterol naik kembali, maka sebaiknya obat diminum terus daripada menanggung risiko terkena PJK atau stroke dan tentunya dengan dosis yang telah ditentukan oleh dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, apabila obat tersebut diminum seumur hidup, obat tersebut tidak akan menyebabkan kadar kolesterol turun menjadi terlalu rendah sehingga tubuh kekurangan kolesterol. Disisi lain ternyata terdapat penelitian bahwa mereka yang mengkonsumsi obat penurun kolesterol jangka panjang menda-patkan manfaat terhadap turunnya risiko kematian ataupun kesakitan PJK (penyakit jantung koroner) dan stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya anda tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat-obatan, sekalipun obat yang sering didengungkan melalui iklan, sebab ada beberapa jenis obat yang memang kandungannya mungkin tidak cocok dengan kebutuhan tubuh anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memperhatikan kiat-kiat ini maka kadar kolesterol anda akan terpelihara dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Referensi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Executive Summary of The Third Report of National Cholesterol Education Program (NCEP) Expert Panel on Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Cholesterol in Adults (Adult Treatment Panel III ). JAMA 2001;285:2486-2497&lt;br /&gt;www.indomedia.com/intisari/1999/november/kolesterol.htm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://www.pfizerpeduli.com/article_detail.aspx?id=18&lt;br /&gt;31 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Gambar:&lt;br /&gt;http://www.powerpak.com/courses/10134/figure1.jpg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-4762738327247445218?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/4762738327247445218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/penanganan-kolesterol-tinggi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/4762738327247445218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/4762738327247445218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/penanganan-kolesterol-tinggi.html' title='Penanganan Kolesterol Tinggi'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHR5bZPXlI/AAAAAAAAAFw/O1W_SalqYus/s72-c/kolesterol003' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-8237794101502835945</id><published>2009-03-31T01:01:00.000-07:00</published><updated>2009-03-31T01:11:53.943-07:00</updated><title type='text'>Tanaman Penurun Kolesterol Tinggi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHP0ELFHSI/AAAAAAAAAFo/Bbbqyf5RCI0/s1600-h/kolesterol-tempuyung"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 298px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHP0ELFHSI/AAAAAAAAAFo/Bbbqyf5RCI0/s400/kolesterol-tempuyung" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319261128281627938" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tempuyung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHPNKpiflI/AAAAAAAAAFg/dsbjULYSH4E/s1600-h/kolesterol-Tamarindusindica"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 383px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHPNKpiflI/AAAAAAAAAFg/dsbjULYSH4E/s400/kolesterol-Tamarindusindica" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319260460005097042" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Asam Jawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHOqtpqVoI/AAAAAAAAAFY/V23JQi7W-Pk/s1600-h/kolesterol-jatibelanda"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 276px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHOqtpqVoI/AAAAAAAAAFY/V23JQi7W-Pk/s400/kolesterol-jatibelanda" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5319259868105430658" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jati Belanda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali jenis tanaman di sekitar kita yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan. Seperti kita yang merasa mengalami peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Ternyata bisa sedikit demi sedikit diturunkan melalui berbagai tanaman yang ada di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya pohon jati belanda, yang dikenal dengan nama latin Guazuma ulmifolia Lamk. Orang-orang Jawa Tengah memanggilnya dengan nama “jati londo”. Biasanya tumbuhan ini memiliki tinggi tubuh hingga 20 meter, dan tumbuh di daerah dataran rendah hingga ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun jati belanda sendiri dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol seseorang, karena ternyata di dalamnya terdapat kandungan zat kimia bernama alkalois, flavonoid, saponin, tanin, lendiri dan damar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya orang akan meramu daun jati belanda sebanyak 20 gram dan dimasak dengan air sebanyak 1 gelas. Lalu setelah dingin, hasil masakan daun disaring. Hasil saringan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhan lain yang dipercaya bisa menurunkan kolesterol adalah Asem Jawa. Cara meramunya adalah dengan menumbuk 150-200 daun asam jawa, lalu dicampur dengan segelas air matang panas (200 ml). Setelah itu diperas, disaring dan diminum untuk satu kali minum. Dianjurkan untuk membuatnya 3 kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis tempuyung juga ditermasuk di dalam tumbuhan yang mampu menurunkan kolesterol. Di Jawa, tumbuhan ini dikenal dengan nama galing, jombang, jombang lalakina, lempung, lampenas, rayana (Sunda), tempuyung (Jawa Tengah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun tumbuhan ini dipercaya memiliki kandungan kimia seperti saponin, flavonoida, politenol, alfa-lactucerol, beta-lactucerol, manitol, inositol, kalium, silika, taraksasterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara meramunya adalah dengan memakan layaknya lalapan tiga lembar daun tempuyung yang dilayukan, dianjurkan lakukan hal ini tiga kali sehari.&lt;br /&gt;Belimbing manis atau averhoa carambola kemudian juga dianggap memiliki fungsi sama. Daun dan batang dari tanaman ini mengandung asam oksalat sehingga rasanya asam dan air perasannya dapat digunakan sebagai penghilang karatan pada logam.(sulung prasetyo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;http://www.sinarharapan.co.id/berita/0603/24/ipt04.html&lt;br /&gt;31 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Gambar:&lt;br /&gt;http://farm3.static.flickr.com/2254/2447394147_abbeb7a45d.jpg?v=0&lt;br /&gt;http://www.rimbundahan.org/environment/plant_lists/taman_sari/Tamarindusindica.jpg&lt;br /&gt;http://tanamanherbal.files.wordpress.com/2007/12/jatibelanda.jpg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-8237794101502835945?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/8237794101502835945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/tanaman-penurun-kolesterol-tinggi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/8237794101502835945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/8237794101502835945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/tanaman-penurun-kolesterol-tinggi.html' title='Tanaman Penurun Kolesterol Tinggi'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_frNHrLTkphc/SdHP0ELFHSI/AAAAAAAAAFo/Bbbqyf5RCI0/s72-c/kolesterol-tempuyung' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7962046019277923192.post-6352932630270883648</id><published>2009-03-31T00:49:00.000-07:00</published><updated>2009-12-06T16:36:08.220-08:00</updated><title type='text'>Bahaya Dari Kolesterol Tinggi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apakah KOLESTEROL itu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kolesterol itu ialah : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o Suatu zat lemak yang beredar di dalam darah, diproduksi oleh hati &lt;br /&gt;dan sangat diperlukan oleh tubuh.&lt;br /&gt;o Tetapi kolesterol berlebih akan menimbulkan masalah, terutama pada &lt;br /&gt;pembuluh darah jantung dan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dari manakah KOLESTEROL berasal ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o Setiap orang memiliki kolesterol di dalam darahnya, di mana 80% &lt;br /&gt;diproduksi oleh tubuh sendiri dan 20% berasal dari makanan. &lt;br /&gt;Kolesterol yang diproduksi terdiri atas 2 jenis yaitu kolesterol &lt;br /&gt;HDL dan kolesterol LDL.&lt;br /&gt;o Kolesterol LDL, adalah kolesterol jahat, yang bila jumlahnya &lt;br /&gt;berlebih di dalam darah akan diendapkan pada dinding pembuluh darah &lt;br /&gt;membentuk bekuan yang dapat menyumbat pembulun darah.&lt;br /&gt;o Kolesterol HDL, adalah kolesterol baik, yang mempunyai fungsi &lt;br /&gt;membersihkan pembuluh darah dari kolesterol LDL yang berlebihan. &lt;br /&gt;Kadar kolesterol HDL yang tinggi merupakan suatu tanda yang baik &lt;br /&gt;sepanjang kolesterol LDL kurang dari 150 mg/dl.&lt;br /&gt;o Selain itu ada juga Trigliserida. Lemak ini terbentuk sebagai hasil &lt;br /&gt;dari metabolisme makanan, bukan saja yang berbentuk lemak tetapi &lt;br /&gt;juga makanan yang berbentuk karbohidrat dan protein yang &lt;br /&gt;berlebihan, yang tidak seluruhnya dibutuhkan sebagai sumber energi. &lt;br /&gt;Kadar trigliserida ini akan meningkat bila kita mengkonsumsi kalori &lt;br /&gt;berlebihan, lebih besar daripada kebutuhan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengapa kolesterol darah yang tinggi merupakan masalah ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o Karena kolesterol darah yang tinggi merupakan salah satu faktor &lt;br /&gt;risiko yang dapat menyebabkan :&lt;br /&gt;1. Penyumbatan pada pembuluh darah jantung yang dapat menimbulkan &lt;br /&gt;serangan jantung.&lt;br /&gt;2. Penyumbatan pada pembuluh darah otak yang dapat menimbulkan &lt;br /&gt;serangan stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apakah trigliserida yang tinggi merupakan masalah ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o Kadar trigliserida yang tinggi akan memperburuk risiko terjadinya &lt;br /&gt;penyumbatan pada pembuluh darah jantung dan otak, jika bersamaan &lt;br /&gt;dengan didapatkan kadar kolesterol LDL yang tinggi dan kadar &lt;br /&gt;kolesterol HDL yang rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagaimana agar kita dapat memantau kadar kolesterol ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o Satu-satunya cara memantau kadar kolesterol dan lemak darah adalah &lt;br /&gt;dengan melakukan pemeriksaan contoh darah yang diambil setelah anda &lt;br /&gt;melakukan puasa selama satu malam atau 10-12 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berapakah kadar kolesterol darah yang normal ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o Kolesterol total &lt; 200 mg/dl&lt;br /&gt;o Kolesterol HDL 35 – 65 mg/dl&lt;br /&gt;o Kolesterol LDL &lt; 150 mg/dl&lt;br /&gt;o Trigliserida &lt; 200 mg/dl&lt;br /&gt;o Ratio kolesterol total : kolesterol HDL &lt; 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa yang menyebabkan meningkatkan KOLESTEROL di dalam darah ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Faktor genetik&lt;br /&gt;Tubuh terlalu banyak memproduksi kolesterol. Seperti kita ketahui &lt;br /&gt;80 % dari kolesterol di dalam darah diproduksi oleh tubuh sendiri. &lt;br /&gt;Ada sebagian orang yang memproduksi kolesterol lebih banyak &lt;br /&gt;dibandingkan yang lain. Ini disebabkan karena faktor keturunan. &lt;br /&gt;Pada orang ini meskipun hanya sedikit saja mengkonsumsi makanan &lt;br /&gt;yang mengandung kolesterol atau lemak jenuh, tetapi tubuh tetap &lt;br /&gt;saja memproduksi kolesterol lebih banyak.&lt;br /&gt;2. Faktor makanan&lt;br /&gt;Dari beberapa faktor makanan, asupan lemak merupakan hal yang &lt;br /&gt;sangat penting untuk diperhatikan. Lemak merupakan bahan makanan &lt;br /&gt;yang sangat penting, bila kita tidak makan lemak yang cukup maka &lt;br /&gt;tenaga kita akan berkurang, tetapi bila kita makan lemak yang &lt;br /&gt;berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah. Seperti &lt;br /&gt;diketahui lemak dalam makanan dapat berasal dari daging-dagingan, &lt;br /&gt;tetapi di Indonesia sumber asupan jenis lemak dapat dibedakan &lt;br /&gt;menjadi 2 yaitu :&lt;br /&gt;o Lemak jenuh berasal dari daging, minyak kelapa.&lt;br /&gt;o Lemak tidak jenuh terdiri dari : asam lemak omega 3, asam lemak &lt;br /&gt;omega 6 dan asam lemak omega 9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penelitian terakhir menunjukkan bahwa :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o Lemak yang berasal dari ikan disebut omega 3 dapat mencegah &lt;br /&gt;terjadinya kematian mendadak yang disebabkan oleh penyakit jantung &lt;br /&gt;koroner.&lt;br /&gt;o Asam lemak omega 3 dapat menurunkan kadar LDL kolesterol dan &lt;br /&gt;meningkatkan kadar HDL kolesterol serta menurunkan risiko &lt;br /&gt;terjadinya bekuan dalam pembuluh darah.&lt;br /&gt;o Asam lemak omega 6 yang berasal dari sayuran diduga juga dapat &lt;br /&gt;mencegah penyakit jantung koroner.&lt;br /&gt;o Asam lemak omega 9 dikenal sebagai minyak zaitun, juga ditemukan &lt;br /&gt;dalam minyak goreng kelapa sawit yang telah mengalami proses &lt;br /&gt;khusus. Asam lemak omega 9 ini dapat menyebabkan peningkatan kadar &lt;br /&gt;HDL kolesterol.&lt;br /&gt;o Pada sebagian besar kasus, kolesterol berasal dari makanan yang &lt;br /&gt;dimakan yaitu makanan yang mengandung lemak jenuh seperti daging &lt;br /&gt;hewan dan minyak kelapa.&lt;br /&gt;o Lemak tidak jenuh yang terdapat pada minyak goreng apabila &lt;br /&gt;digunakan untuk menggoreng dengan pemanasan yang tinggi akan dapat &lt;br /&gt;merubah struktur kimianya sehingga dapat berakibat negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagaimana menjaga agar kadar kolesterol darah tetap normal ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Mengkonsumsi makanan seimbang sesuai dengan kebutuhan :&lt;br /&gt;o Makanan seimbang adalah makanan yang terdiri dari :&lt;br /&gt;- 60 % kalori berasal dari karbohidrat&lt;br /&gt;- 15 % kalori berasal dari protein&lt;br /&gt;- 25 % kalori berasal dari lemak&lt;br /&gt;- kalori dari lemak jenuh tidak boleh lebih dari 10 %&lt;br /&gt;o Kelebihan kalori dapat diakibatkan dari asupan yang berlebih &lt;br /&gt;(makan banyak) atau penggunaan energi yang sedikit (kurang &lt;br /&gt;aktivitas).&lt;br /&gt;o Kelebihan kalori terutama yang berasal dari karbohidrat dapat &lt;br /&gt;menyebabkan peningkatan kadar trigliserida.&lt;br /&gt;- Contoh makanan yang mengandung karbohidrat tinggi yaitu nasi, &lt;br /&gt;kue, snack, mie, roti dsb.&lt;br /&gt;- Contoh makanan yang mengandung protein hewani tinggi yaitu &lt;br /&gt;daging, ikan, udang, putih telur.&lt;br /&gt;- Contoh makanan yang mengandung protein nabati tinggi yaitu &lt;br /&gt;tahu, tempe, kacang-kacangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menurunkan asupan lemak jenuh.&lt;br /&gt;- Lemak jenuh terutama berasal dari minyak kelapa, santan dan &lt;br /&gt;semua minyak lain seperti minyak jagung, minyak kedele dll yang &lt;br /&gt;mendapat pemanasan tinggi atau dipanaskan berulang-ulang.&lt;br /&gt;- Kelebihan lemak jenuh akan menyebabkan peningkatan kadar LDL &lt;br /&gt;kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menjaga agar asupan lemak jenuh tetap baik secara kuantitas maupun &lt;br /&gt;kualitas.&lt;br /&gt;- Minyak tidak jenuh terutama didapatkan pada ikan laut serta &lt;br /&gt;minyak sayur dan minyak zaitun yang tidak dipanaskan dengan &lt;br /&gt;pemanasan tinggi atau tidak dipanaskan secara berulang-ulang.&lt;br /&gt;- Asupan lemak tidak jenuh ini akan dapat meningkatkan kadar &lt;br /&gt;kolesterol HDL, dan mencegah terbentuknya endapan pada pembuluh &lt;br /&gt;darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menurunkan asupan kolesterol&lt;br /&gt;- Kolesterol terutama banyak ditemukan pada lemak dari hewan, &lt;br /&gt;jeroan, kuning telur, serta “seafood” (kecuali ikan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengkonsumsi lebih banyak serat dalam menu makanan sehari-hari.&lt;br /&gt;- Serat banyak ditemukan pada buah- buahan (misalnya apel, pir &lt;br /&gt;yang dimakan dengan kulitnya) dan sayur-sayuran.&lt;br /&gt;- Serat yang dianjurkan adalah sebesar 25 – 40 gr/hari, setara &lt;br /&gt;dengan 6 buah apel merah dengan kulit atau 6 mangkuk sayuran.&lt;br /&gt;- Serat berfungsi untuk mengikat lemak yang berasal dari makanan &lt;br /&gt;dalam proses pencernaan, sehingga mencegah peningkatan kadar LDL &lt;br /&gt;kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Merubah cara memasak&lt;br /&gt;- Sebaiknya memasak makanan bukan dengan menggoreng tetapi dengan&lt;br /&gt;merebus, mengukus atau membakar tanpa minyak atau mentega.&lt;br /&gt;- Minyak goreng dari asam lemak tidak jenuh sebaiknya bukan &lt;br /&gt;digunakan untuk menggoreng tetapi digunakan untuk minyak salad, &lt;br /&gt;sehingga mempunyai efek positif terhadap peningkatan kadar HDL &lt;br /&gt;kolesterol maupun pencegahan terjadinya endapan pada pembuluh &lt;br /&gt;darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Melakukan aktifitas fisik dengan teratur.&lt;br /&gt;- Dianjurkan untuk melakukan olah raga yang bersifat aerobik &lt;br /&gt;(jalan cepat, lari-lari kecil, sepeda, renang dll.) secara &lt;br /&gt;teratur 3 – 5 kali setiap minggu, selama 30 – 60 menit/hari, &lt;br /&gt;dengan nadi selama melakukan olah raga sebesar 70 – 80 % (220 – &lt;br /&gt;umur).&lt;br /&gt;- Olah raga yang teratur akan membantu meningkatkan kadar &lt;br /&gt;kolesterol HDL.&lt;br /&gt;- Bila melakukan olah raga jalan, lari-lari kecil sebaiknya &lt;br /&gt;menggunakan sepatu olah raga yang sesuai untuk mencegah cedera &lt;br /&gt;sendi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Siswono, 6 Agustus 2001 dari :&lt;br /&gt;dr. Fiastuti Witjaksono &lt;br /&gt;http://www.gizi.net/cgi-bin/berita/fullnews.cgi?newsid997059568,35248,&lt;br /&gt;31 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Gambar:&lt;br /&gt;http://thomy265.files.wordpress.com/2008/03/kandungan-kolesterol-dari-per-10-gr-makanandoc.jp&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7962046019277923192-6352932630270883648?l=aa-kolesterol.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/feeds/6352932630270883648/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/bahaya-dari-kolesterol-tinggi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/6352932630270883648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7962046019277923192/posts/default/6352932630270883648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://aa-kolesterol.blogspot.com/2009/03/bahaya-dari-kolesterol-tinggi.html' title='Bahaya Dari Kolesterol Tinggi'/><author><name>Akang</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09830088568100837770</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
